PEMAHAMAN KONSEP PELAYAN MUSIK YANG ALKITABIAH DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KUALITAS PELAYAN MUSIK DI GEREJA GERAKAN PANTEKOSTA INDONESIA (GGPI) EBEN HEZER, BENTINGGA BANYUKE HULU
Keywords:
Pelayanan Musik yang Alkitabiah, Kualitas, Gereja Gerakan Pantekosta IndonesiaAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan pelayan musik yang Alkitabiah. Dan Untuk mengetahui kualitas pelayan musik di GGPI Bentingga serta Implikasi terhadap kualitas pelayan musik di Gereja Gerakan Pantekosta Indonesia (GGPI) Eben Hezer, Bentingga Banyuke Hulu. Dengan metode penelitian kualitatif akan memudahkan penulis untuk mengeksplorasi berbagai aspek dari objek penelitian tanpa harus terkait pada pengukuran kuantitatif yang ketat, sehingga memungkinkan pemahaman yang lebih baik tentang konteks dan kompleksnya. Hasil temuan antara lain terdapat pelayan musik yang merokok, dan saat melayani hanya ingin mencari kepuasan secara pribadi dan ingin mendapat popularitas, dan hanya sekedar menuangkan hobi bermusik, bahkan demi terlihat hebat. Dengan memahami konsep pelayan musik yang Alkitabiah maka kualitas pelayan musik di Gereja Gerakan Pantekosta Indonesia akan menjaga kekudusan hidup, dan memiliki motivasi yang baik dalam melayani tentu ketika melayani tidak hanya ingin mendapatkan pujian, tidak lagi menonjolkan diri atau menyombongkan diri demi popularitas diri sendiri. Melainkan yang harus dilakukan yaitu memiliki Karakter Kristus dimanapun seorang pelayan musik berada. Selanjutnya mempersembahkan tubuhnya untuk Tuhan dengan tidak lagi minum-minuman alkohol bahkan akan mempersembahkan dirinya dalam setiap pelayanan baik waktu, tenaga, pikiran, hanya untuk Tuhan.


